Tujuan
Katanya manusia diciptakan oleh Allah karena ada tujuannya. Aku percaya karena tujuan itu untuk menjadi Khalifah di muka bumi.
Lalu mengapa ada manusia diciptakan untuk disakiti dan dikasari?
Bapak, yang seharusnya mempunyai peran melindungi dan menjaga keluarga sudah sejak lama hilang dan raib hanya karena ocehan lingkungan. Lalu mengapa saya diciptakan hanya mendengarkan ocehan dan suara kasar yang dikeluarkan dr mulut nya.
Jika aku bisa memilih untuk hidup, aku ingin sekali lari. Menjauh sejauh mungkin, tidak ada satupun yang menemukannya dan tidak ada satupun yang mengenalku.
Hanya sendiri dan menyendiri, perih.
Perih sekali, suara kasar itu selalu teringat di telingaku. Gendongan yang aku harapkan dr dlu selalu punah.
Aku sebenarnya sudah hancur sejak lama, akan tetapi aku berhasil sembuh karena temanku. Yah, walaupun tidak ada yang mengetahui bahwa mereka sebenarnya adalah obat untukku. Tapi aku tidak mempermasalahkan nya,justru aku sangat nyaman jika seperti ini.
Aku ingin lari, aku hanya ingin menyendiri dan diam.
Terluka bukanlah suatu keinginan yang dimiliki oleh setiap individu, terluka adalah goresan tinta merah yang menyakitkan.
Aku hidup seolah-olah aku tak hidup, aku hanya mendengarkan suara kasar itu setiap detik, waktu dan aku mendengarkan suara kasar dan direndahkan untuk ibukku.
Bolehkah aku meminta waktu dimana aku hanya sendiri akan tetapi aku punya banyak uang?
Aku sungguh sangat terluka, aku ingin sendiri. Sungguh sakit sekali batin dan raga ini, aku ingin berhenti. Tolonglah Allah beri aku kesempatan untuk menyembuhkan diriku
Aku tidak ingin orang lain merasakan ini, karena ini sangat sakit sekali.
Lalu mengapa ada manusia diciptakan untuk disakiti dan dikasari?
Bapak, yang seharusnya mempunyai peran melindungi dan menjaga keluarga sudah sejak lama hilang dan raib hanya karena ocehan lingkungan. Lalu mengapa saya diciptakan hanya mendengarkan ocehan dan suara kasar yang dikeluarkan dr mulut nya.
Jika aku bisa memilih untuk hidup, aku ingin sekali lari. Menjauh sejauh mungkin, tidak ada satupun yang menemukannya dan tidak ada satupun yang mengenalku.
Hanya sendiri dan menyendiri, perih.
Perih sekali, suara kasar itu selalu teringat di telingaku. Gendongan yang aku harapkan dr dlu selalu punah.
Aku sebenarnya sudah hancur sejak lama, akan tetapi aku berhasil sembuh karena temanku. Yah, walaupun tidak ada yang mengetahui bahwa mereka sebenarnya adalah obat untukku. Tapi aku tidak mempermasalahkan nya,justru aku sangat nyaman jika seperti ini.
Aku ingin lari, aku hanya ingin menyendiri dan diam.
Terluka bukanlah suatu keinginan yang dimiliki oleh setiap individu, terluka adalah goresan tinta merah yang menyakitkan.
Aku hidup seolah-olah aku tak hidup, aku hanya mendengarkan suara kasar itu setiap detik, waktu dan aku mendengarkan suara kasar dan direndahkan untuk ibukku.
Bolehkah aku meminta waktu dimana aku hanya sendiri akan tetapi aku punya banyak uang?
Aku sungguh sangat terluka, aku ingin sendiri. Sungguh sakit sekali batin dan raga ini, aku ingin berhenti. Tolonglah Allah beri aku kesempatan untuk menyembuhkan diriku
Aku tidak ingin orang lain merasakan ini, karena ini sangat sakit sekali.
Komentar
Posting Komentar